Adven Tetap Ada, Meski Pandemi Belum Sirna

“Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28)

Bulan Desember sudah hampir datang. Waktu kecil, jika mengetahui memasuki Bulan Desember, maka ada kegembiraan tersendiri karena akan merayakan Natal. Sebelum Natal ada masa yang disebut dengan masa adven. Masa Adven adalah masa yang dikhususkan oleh gereja Tuhan untuk menyambut kedatangan Kristus. Baik kelahiran-Nya sebagai bayi,  maupun kedatangan-Nya sebagai Raja pada masa depan yang akan memerintah dengan penuh kasih. Respons sebagai orang Kristen terhadap Masa Adven ini adalah penantian yang penuh harapan dan sukacita.

 Tahun 2021 ini pun Masa Adven masih dalam situasi pandemi. Berbeda dengan masa adven yang direspons dengan harapan dan sukacita, masa pandemi ini direspon oleh seluruh penduduk di dunia dengan harapan segera berakhir dan sebagian besar menantinya dengan kecemasan, kesedihan, ketakutan, kekecewaan, putus asa dan semua perasaan-perasaan yang berkebalikan dengan penantian di masa adven.

Odoo CMS- Sample image floating

Respons emosi dari masa pandemi yang belum usai ini adalah respons yang wajar, karena di masa pandemi yang belum usai ini banyak hal berubah dalam kehidupan. Peristiwa-peristiwa kehilangan seperti anak kehilangan orangtua, suami kehilangan istri, istri kehilangan suami, orangtua kehilangan anak, kepala keluarga kehilangan pekerjaan, mahasiswa tidak bisa melanjutkan kuliah karena tidak ada biaya, anak muda tidak mendapatkan pekerjaan dan banyak hal lainnya yang membuat respon kecewa, marah, sedih, takut, ataupun putus asa.

Dari dua perbandingan respons tersebut jika diminta untuk memilih, pastinya akan memilih respons yang penuh harapan dan sukacita. Namun, di dalam hidup selalu ada hal di luar kendali diri sendiri atau yang tidak dapat  dikendalikan. Dalam hal ini peristiwa pandemi beserta dampak-dampak yang terjadi adalah hal yang ada di luar kendali diri kita.

Lalu bagaimana kita dapat melalui kejadian atau peristiwa yang ada di luar kendali diri ini? Tentu dengan pertolongan Sang Sumber Pengharapan dan Sukacita, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dia yang datang ke dunia mengundang kita untuk datang mendekat dan memberikan kelegaan. Melalui kasih Kristus, keluarga yang berduka mendapatkan penghiburan, kepala keluarga dan anak-anak muda  yang berputus asa karena tidak mempunyai pekerjaan mendapatkan hikmat mencari cara kreatif mendapatkan penghasilan, dan banyak hal-hal kecil yang terkadang luput dari ucapan syukur kita.

Mari kita saling bergandengan dan berjalan bersama melewati  masa pandemi yang masih ada ini dengan satu keyakinan: apapun masalah dan peristiwa yang ada di luar kendali, harapan dan sukacita Adven tetap selalu ada. Tuhan Yesus memberkati kita bersama.